Camat Lubuk Basung, Hilton, mengatakan, lagu minang perlu di bangkitkan untuk menjaga harkat dan martabat budaya Minangkabau di tengah-tengah masyarakat.Hal ini disampaikan Hilton saat membuka lomba lagu minang di medan nan bapaneh Nagari Manggopoh, dalam rangka memperingati perang Manggopoh ke 107, Kamis (4/6).
Hilton mengatakan, dalam Peraturan Nagari (Perna) mengatur bahwa malam hiburan seperti orgen tunggal sudah disepakati oleh KAN serta ninik mamak untuk dibatasi waktu tampilannya dan juga sudah disosialisasikan pada masyarakat.
"Dibatasinya hiburan itu karena banyaknya artis menyanyikan lagu minang yang ada unsur negatifnya, karena para penyanyi mengunakan pakaian tidak mencerminkan sebagai budaya minang," katanya.
Dengan cara ini, generasi muda untuk cinta dan mengerti apa itu budaya minang, baik dalam tatanan dalam kehidupan maupun dalam bermasyarakat.
Lebih lanjut Hilton mengatakan, partisipasi masyarakat dalam memperingati perang Manggopoh dari tahun ke tahun semakin meningkat, sebab perang Manggopoh ini merupakan sejarah yang tidak pernah akan dilupakan.
Wali Nagari Manggopoh, Ridwan, mengatakan, peserta yang ikut dalam lomba lagu itu sebanyak 50 orang dari Nagari Manggopoh.
Dalam memperingati perang Manggopoh ini dilaksanakan berbagai kegiatan dan dipuncaki dengan upacara bendera tanggal 15 Juni 2015. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di kantor Camat Lubuk Basung. (Tam/AMC)
Beranda