Kabupaten Agam memiliki sebanyak 33 orang fasilitator, untuk pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP).
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam, Welfizar, Jumat (17/1), mengatakan, ke 30 orang fasilitator ini tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Agam. Mereka juga dibantu oleh tiga orang fasilitator pendamping dari propinsi.
"Untuk wilayah kerja fasilitator diturunkan sebanyak dua orang perkecamatan dari bidang teknik dan pemberdayaan," imbuhnya
Selama ini, mereka yang terlibat dalam program nasional ini dianggap mampu bekerja secara maksimal. Indikator keberhasilan tersebut tampak jelas dari hasil PNPM-MPd yang sudah direalisasi hingga saat ini, dapat dikatakan sesuai dengan standar akuntabilitas.
Diharapkan, peran fasilitator sangat diperlukan untuk mendampingi para pelaku program dan masyarakat di lokasi PNPM-MP dalam melaksanakan program tersebut, dalam rangka mengatasi persoalan kemiskinan melalui upaya pemberdayaan masyarakat. (jon/AMC)
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam, Welfizar, Jumat (17/1), mengatakan, ke 30 orang fasilitator ini tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Agam. Mereka juga dibantu oleh tiga orang fasilitator pendamping dari propinsi.
"Untuk wilayah kerja fasilitator diturunkan sebanyak dua orang perkecamatan dari bidang teknik dan pemberdayaan," imbuhnya
Selama ini, mereka yang terlibat dalam program nasional ini dianggap mampu bekerja secara maksimal. Indikator keberhasilan tersebut tampak jelas dari hasil PNPM-MPd yang sudah direalisasi hingga saat ini, dapat dikatakan sesuai dengan standar akuntabilitas.
Diharapkan, peran fasilitator sangat diperlukan untuk mendampingi para pelaku program dan masyarakat di lokasi PNPM-MP dalam melaksanakan program tersebut, dalam rangka mengatasi persoalan kemiskinan melalui upaya pemberdayaan masyarakat. (jon/AMC)
Beranda
