Hari ini, Lubuk Basung membongkar potensi riilnya, melalui aktualisasi pawai alegoris yang memadati ruas jalan sepanjang 2 kilometer. Ratusan ribu massa tumpah ruah turun ke jalan raya ingin menyaksikan kemeriahan pawai yang merupakan pawai termegah, termeriah, terpanjang dan terbanyak dua kali dekade atau 20 tahun terakhir ini.
Ini adalah buah manis dari upaya kita selana ini, diantaranya melalui program imarah masjid, thaharah masjid, Agam menyemai, ikhlas berzakat, karena dewasa ini Agam semua bergelora.
Kedepan kita perlu menciptakan ruang yang lebih besar dari ruang interaksi, unjuk prestasi dan ruang aktualisasi. Kita buka kran sebesar-besarnya agar bisa mengejar semangat untuk mampu berbuat lebih baik lagi pada masa mendatang.
.jpg)
"Kegiatan imarah masjid akan kita tingkatkan lagi pada masa mendatang, ekstrakulikuler pada semua lini akan terus kita genjot melalui cara-cara frendly yang mengarah pada keguatan yang bernilai positif," ujar bupati yang suka humor ini.
Kita akan ciptakan Lubuak Basung kota rekreasi dan kota tujuan, berbagai program akan terus kita pacu, melalui penambahan pembangunan tratoar dengan infrastruktur lainnya, kita juga aka turun suhu panas melalai penambahan tanaman dan taman-taman hijau yang kebih banyak lagi.

"Saya terinspirasi dengan Kota Bukittinggi pada era 70 dan 80 an, karena warga kotanya selalu berinteraksi sesama warga kotanya, melalui jalan kaki bersama, pergi ke sekolah secara bersama, pergi ke pasar juga bersama-sama, sehingga silaturahim akan manejadi pilar dalam membangun Kota Lubuk Basung yang lebih baik lagi pada masa mendatang," papar bupati yang turut didampingi Wakil Bupati Agam Irwan Fikri
.
Semuanya saling kenal, semuanya bersahabat, karena ini adalah salah satu bentuk kehangatan sosial yang berimbas minimnya angka kejahatan dan kriminalitas sesama warga, sekaligus bisa menjadi potensi besar untuk membangun Ranah Luhak Agam yang lebih baik kedepannya, ulas Indra Catri. (AMC)
