Lubuk Basung adalah sebuah kota berstatus kecamatan yang menjadi nama ibu kota
dari Kabupaten Agam.
Luas wilayahnya 33,226 Ha, atau sekitar 6,33% dari luas Kabupaten Agam dengan jumlah penduduk lebih kurang 70 ribu orang.
Kecamatan yang berkedudukan pada ketinggian rata-rata 102 meter dari atas
permukaan laut, dan suhu udara maksimum mencapai 30 °C dan minimum
mencapai 25 °C, memiliki batas-batas administratif wilayah sebagai
berikut :sebelah utara berbatasan dengan kecamatan Ampek Nagarai, sebelah selatan dengan Kab.Pariaman, sebelah timur dengan kecamatan Tanjung Mutiara dan sebelah Barat berbatasan dengan kecamatan Tanjung Raya.
Dengan pindahnya pusat pemerintahan Kabupaten Agam
dari Bukittinggi ke
Lubuk Basung pada tanggal 19 Juli 1993 secara de facto, kemudian diperkuat dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 8 Tahun 1998, maka Lubuk Basung dengan
pusat pemerintahan dipindahkan ke Manggopoh.
Setelah memasuki era otonomi daerah,
istilah desa dan sistem pemerintahan di
dalamnya diubah menjadi nagari dengan
sistem pemerintahan yang berpola kepada adat istiadat masyarakat Kabupaten
Agam. Dengan demikian wilayah Kecamatan Lubuk Basung terbagi kedalam 5 nagari dengan 26 jorong .
Besok Rabu 19 Juli 2017 Lubuk Basung telah 24 Tahun sebagai
Ibukota Agam, yang akan diperingati dengan upacara dihalam kantor Bupati Agam,
direncanakan usai upacara akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi anak nagari
seperti Tambua Tansa, Maarak Jamba, dan makan bersama tokoh tokoh masyarakat.
Sebagai ibukota, Lubuk Basung semakin meningkat
pembangunannya dari tahun ketahun, sarana prasarana infrastruktur terus tumbuh,
pembangunan pendidikan, kesehatan, olahraga dan sektor sektor lainnya layaknya
sebuah ibukota Kabupaten yang dimulai dibawah kepemimpinan Bapak Gustrial Agus saat kepindahan ibukota Agam ke Lubuk Basung pada tahun1993 kemudian Bapak Ismu Nazif, selanjutnya Bapak Aristo Munandar dan sekarang Bapak Indra Catri yang menjadikan
Lubuk Basung semakin Tacelak.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Agam untuk keberhasilan pembangunan tersebut
dapat dilihat pada kondisi nyata saat ini, baik pembangunan fisik maupun
pembangunan non fisik. Alhamdulillah Kota Lubuk Basung sudah
banyak mengalami perubahan melalui inovasi dan berbagai program kegiatan
pembangunan antara lain:
Sport Center, terletak di Bukit Bunian yang
merupakan lapangan sepak bola dengan standar nasional yang dapat
digunakan untuk berbagai
event tingkat Kabupaten Agam maupun Propinsi.
Gelanggang Olah Raga Rang Agam yang
menyediakan lapangan atau arena olah raga berupa Lapangan Basket, Gedung
Serbaguna yang
digunakan untuk arena olah raga masyarakat secara umum dan juga dapat
dimanfaatkan untuk acara- acara lainnya. Dan saat ini telah ditambah dengan
fasilitas joging trek serta tempat bermain anak-anak, Pembangunan junction/tugu
yang terletak di jantung Lubuk Basung sebagai icon Lubuk
Basung.
Pembangunan perumahan bekerjasama
dengan pengembang seperti Perumahan
Talago Permai Padang Baru, Perumahan Kampung Pinang Permai di Nagari Kampung
Pinang, Perumahan di
Muaro Surabayo, Perumahan Villa Tiara, Perumahan Bersubsidi serta Rumah
Susun Sewa di Tengkong-Tengkong dan lainya. Pembangunan perumahan ini sebagai jawaban atas
kebutuhan akan tempat hunian yang sehat bagi masyarakat dan para PNS di Lubuk Basung.
Peningkatan sarana prasarana jalan
Kota Lubuk Basung dari aspal Lapen menjadi aspal Hotmix serta trotoar, telah
memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan serta pejalan
kaki dan yang lebih utama lagi menunjang tertib berlalu lintas.
Pengembangan secara bertahap Pasar
Inpres Padang Baru sebagai pasar yang respresentatif dengan tetap memperhatikan para pedagang tradisional yang ada.
Penataan Bangunan Komplek Perkotaan dengan pola Super Blok
Pembangunan Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Kantor Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Pembangunan
Kantor Bappeda dan Inspektorat. Pembangunan dan penataan gedung perkantoran yang baru ini diharapkan dapat
meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penataan kota yang
lebih teratur, indah dan terencana. Begitu juga sentra pelayanan
kepada masyarakat, termasuk saat ini sedang dibangun kantor baru Camat Lubuk Basung.

Dalam menanggulangi masalah persampahan di Kota Lubuk Basung
telah disediakan Tempat-tempat pembuangan sampah sementara yang
akan diteruskan untuk diolah pada Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu di Sungai Jariang. Pemasangan Lampu
Jalan sebagai penerangan umum di kawasan Lubuk Basung.
Pembangunan Lapangan Tenis Indoor
sebagai salah satu pusat sarana olahraga masyarakat Lubuk Basung yang modern
dan representative,Perluasan Gedung Kantor Bupati Agam. Kedepan kita
juga akan membangun beberapa buah
gedung lagi, diantaranya gedung pertemuan yang
representatif untuk acara-acara resmi dan seremonial yang dapat
digunakan, baik oleh Pemerintah Daerah maupun masyarakat Kabupaten Agam.
Kemudian kita juga akan menata kembali jalan-jalan lingkar dan pusat-pusat
perekonomian di Lubuk Basung ini untuk mempermudah akses transportasi
masyarakat
Sebagai
pusat pemerintahan kota Lubuk Basung menjadi penggerak bagi pembangunan
Kabupaten Agam secara keseluruhan.
Peningkatan
keuangan daerah yang cukup besar dalam lima
tahun terakhir membuat kita memiliki peluang anggaran yang cukup besar untuk
mengalokasikan belanja pembangunan infastruktur. Saat ini masyarakat di Nagari cukup mempunyai kesempatan dalam membangun
sarana dan prasarana, yaitu membangun melalui Dana Nagari. Kita
sangat menyadari pembangunan infrastruktur merupakan aspek yang sangat vital
bagi pembangunan wilayah, terutama sebagai pendorong tumbuh kembangnya ekonomi
daerah. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur selalu menjadi prioritas
karena merupakan alat untuk mencapai kesejateraan rakyat. Khusus untuk kota
Lubuk Basung telah dilakukan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan
trotoar, drainase, penghijauan serta
peningkatan sarana dan prasarana jalan dari aspal Lapen menjadi aspal Hotmix.
Selain membangun insfratruktur fisik , juga membangun mental masyarakat, karena tidak akan ada
artinya sebuah sarana prasarana yang megah tanpa sumberdaya yang mumpuni.
Kesuksesan dalam pembangunan ini tidak terlepas dari
peran serta masyarakat, karena itu kesuksesan dalam pembangunan merupakan
kesuksesan seluruh warga.
Kita
berharap peringatan Keberadaan
Ibukota Kabupaten Agam di Lubuk Basung kali ini dapat memberikan motivasi dan semangat
kepada masyarakat dalam
melaksanakan maupun mendukung pembangunan daerah yang kita cintai ini, dan menjadikan Lubuk
Basung menjadi Ibukota
yang indah tertib dan sehat. Namun
dengan segala kesuksesan pembangunan yang telah dicapai, kita masih memiliki
beberapa pekerjaan besar dalam pembangunan. yang sangat membutuhkan dukungan
dan partisipasi dari semua elemen masyarakat untuk mewujudkannya.
Referensi: https://id.wikipedia.org/wiki/Lubuk_Basung,_Agam