Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengajak warga Lubuk Basung untuk melakukan gerakan bersih dalam menjaga lingkungan sekitar menjelang penilian Adipura pada 2015.
"Kita menginginkan Kota Lubuk Basung harus bersih dari sampah, pedagang kaki lima dan lainya," kata Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam Aswirman, Rabu.
Ia menambahkan, hal ini dipersiapkan mulai dari sekarang, sehingga saat dilakukan penilaian pada September 2015 nanti, semua Kota Lubuk Basung telah bersih.
Oleh sebab itu, persiapan ini harus rutin dilakukan karena penilian tidak saja pada titik pantau, akan tetapi juga sekitar titik pantau dan seluruh daerah Kota Lubuk Basung.
"Sebelumnya, pemantauan ini akan dilakukan pada titik pantau di lokasi pasar, tempat pembuangan akhir sampah, pusat perkantoran, sekolah, pemukiman dan lainya," katanya.
Agar ini berjalan dengan baik dilapangan, pihaknya telah mulai melakukan koordinasi dengan Bidang Pertanaman dan Kebersihan Dinas Pekerjaan Umu (DPU) Kabupaten Agam dengan mengerahkan anggota kebersihan untuk membersihkan Kota Lubuk Basung.
Sebelumnya, Kota Lubuk Basung hanya mendapatkan setifikat Adipura pada tahun 2014, dan diharapkan melalui persiapan ini akan dapat nilai yang lebih baik lagi. (jon/AMC)
Beranda