Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengadakan audiensi dengan pengurus PT. Jamkrida Sumatera Barat dalam rangka menjembatani kepentingan perbankan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di aula kantor bupati itu, Rabu (18/3).
Hadir pada kesempatan itu, Bupati Agam Indra Catri diwakili Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten Agam, Isman Imran, Direktur Utama PT. Jamkrida, Munandar Kasim, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Basung, Kepala SKPD Agam dan Bagian Perekonomian dan lainya.
Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten Agam, Isman Imran menyambut baik dengan adanya pertemuan audiensi yang dihadiri langsung oleh direktur utama dan pengurus PT. Jamkrida di Kabupaten Agam.
"Dengan keberadaan PT. Jamkrida ini diharapkan menjadi solusi bagaimana menjebatani UMKM dengan perbankan untuk mendapatkan pinjaman dalam rangka mengembangkan usahanya," katanya.
Pihaknya juga meminta Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kabupaten Agam, untuk dapat mensosialisasikan kepada UMKM, koperasi dan lainnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Jamkrida Sumatera Barat Munanda Kasim menyampaikan, PT Jamkrida ini baru berjalan satu tahun lima bulan dan di laucing pada tahun 2013. Pada Desember 2015 telah bisa melakukan penjaminan guna membantu UMKM.
Tambahnya, kegiatan usaha memberikan penjaminan kredit dalam rangka membantu usaha mikro kecil menengah dan koperasi yang memiliki usaha layak, dan memberikan penjaminan kredit untuk sektor ekonomi produktif kepada usaha mikro dan usaha kecil.
"Jadi ini tidak akan berhasil jika tidak ada dukungan dari UMKM, selain itu, kunci keberhasilan melalui sentuhan dan pendampingan yaitu melalui SKPD terkait," katanya.
Selain itu, pihaknya juga sangat peduli dalam memajukan UMKM di Kabupaten Agam, layak secara bisnis. Untuk itu, pihaknya siap bersinergi untuk memberikan pelatihan untuk mempercepat pemahaman kepada UMKM tersebut.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan tanya jawab dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Agam. (jon/AMC)
Tambahnya, kegiatan usaha memberikan penjaminan kredit dalam rangka membantu usaha mikro kecil menengah dan koperasi yang memiliki usaha layak, dan memberikan penjaminan kredit untuk sektor ekonomi produktif kepada usaha mikro dan usaha kecil.
"Jadi ini tidak akan berhasil jika tidak ada dukungan dari UMKM, selain itu, kunci keberhasilan melalui sentuhan dan pendampingan yaitu melalui SKPD terkait," katanya.Selain itu, pihaknya juga sangat peduli dalam memajukan UMKM di Kabupaten Agam, layak secara bisnis. Untuk itu, pihaknya siap bersinergi untuk memberikan pelatihan untuk mempercepat pemahaman kepada UMKM tersebut.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan tanya jawab dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Agam. (jon/AMC)
Beranda