Sebanyak 30 penyuluh pertanian di Kabupaten Agam, mengikuti diklat pengembangan profesi penyuluh yang dilaksanakan di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi.
Diklat yang diadakan dari tanggal 19 sampai dengan 25 Juni 2014 ini, merupakan kerjasama dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi.
Kepala BP4K2P Kabupaten Agam Monisfar didampingi Kabid Kelembagaan dan PSDM, Ediwar dan Kasubid Pengembangan SDM, Rita Delfianti, menyempatkan hadir langsung ke BPP Jambi untuk mengikuti acara pembukaan diklat, Kamis (19/6).
Dalam sambutannya, Monisfar mengungkapkan bahwa terwujudnya diklat ini salah satunya merupakan keinginan dari Bupati Agam, untuk membekali penyuluh agar menguasai masalah dan potensi ilmu pertanahan.
Dari 56 jam materi pelajaran diklat, selama 36 jam merupakan materi ilmu pemahaman tentang kondisi tanah. Baik itu menyangkut pengelolaan kesuburan tanah maupun pengelolaan mikroorganisme tanah.
“Setelah selesainya penyelenggaran diklat pengembangan profesi penyuluh ini, seluruh peserta harus untuk mengaplikasikan dan menyebarkan ilmu yang didapat di wilayah kerja masing-masing” ujar Monisfar.
Salah satu juga untuk menambah khasanah ilmu serta untuk mempublikasikan ilmu-ilmu yang pernah didapat selama mengikuti pelatihan, kedepan penyuluh akan mempunyai acara dialog interaktif di 2 stasiun radio.
“Dialog interaktif ini akan dilaksanakan setiap hari Rabu di Radio Sam FM dan Radio Agro FM dengan program acara penyuluh menyapa,” tambah Monisfar.
Khusus kepada pihak BPP Jambi, Monisfar berharap agar sinergisitas kerjasama ini terus dapat ditingkatkan pada masa mendatang.
"Kita berharap peluang dan ruang terus menjadi prioritas bagi BPP untuk lebih mengedepankan para penyuluh Agam dalam meningkatkan pengayaan ilmu melalui diklat yang diselenggarakan oleh BPP Jambi," ujar Monisfar mengakhiri dihadapan Kepala BPP Jambi yang diwakili Purnadi. (AMC)
Diklat yang diadakan dari tanggal 19 sampai dengan 25 Juni 2014 ini, merupakan kerjasama dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi.
Kepala BP4K2P Kabupaten Agam Monisfar didampingi Kabid Kelembagaan dan PSDM, Ediwar dan Kasubid Pengembangan SDM, Rita Delfianti, menyempatkan hadir langsung ke BPP Jambi untuk mengikuti acara pembukaan diklat, Kamis (19/6).
Dalam sambutannya, Monisfar mengungkapkan bahwa terwujudnya diklat ini salah satunya merupakan keinginan dari Bupati Agam, untuk membekali penyuluh agar menguasai masalah dan potensi ilmu pertanahan.
Dari 56 jam materi pelajaran diklat, selama 36 jam merupakan materi ilmu pemahaman tentang kondisi tanah. Baik itu menyangkut pengelolaan kesuburan tanah maupun pengelolaan mikroorganisme tanah.“Setelah selesainya penyelenggaran diklat pengembangan profesi penyuluh ini, seluruh peserta harus untuk mengaplikasikan dan menyebarkan ilmu yang didapat di wilayah kerja masing-masing” ujar Monisfar.
Salah satu juga untuk menambah khasanah ilmu serta untuk mempublikasikan ilmu-ilmu yang pernah didapat selama mengikuti pelatihan, kedepan penyuluh akan mempunyai acara dialog interaktif di 2 stasiun radio.
“Dialog interaktif ini akan dilaksanakan setiap hari Rabu di Radio Sam FM dan Radio Agro FM dengan program acara penyuluh menyapa,” tambah Monisfar.
Khusus kepada pihak BPP Jambi, Monisfar berharap agar sinergisitas kerjasama ini terus dapat ditingkatkan pada masa mendatang.
"Kita berharap peluang dan ruang terus menjadi prioritas bagi BPP untuk lebih mengedepankan para penyuluh Agam dalam meningkatkan pengayaan ilmu melalui diklat yang diselenggarakan oleh BPP Jambi," ujar Monisfar mengakhiri dihadapan Kepala BPP Jambi yang diwakili Purnadi. (AMC)
Beranda

