Kantor kementerian agama Kabupaten agam, sumatera barat sudah memastikan jadwal keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) pada tahun ini dengan kloter 20 dan 21, dengan jadwal keberangkatan diperkirakan pada 23 dan 26 Oktober mendatang.
"Sesuai dengan jadwal yang dikirimkan embarkasi padang, CJH kabupaten berangkat pada tanggal 23 Oktober mendatang dengan kloter penuh, sedangkat kloter berikutnya akan berangkat tanggal 26 Oktober mendatang" Kata Yusrizal Kasi Urusan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Agam saat dikomfirmasi. Senin (3/9) diruang kerajanya.
Dia menambahkan Kloter penuh yang berjumlah 355 CJH berangkat tanggal 23 Oktober akan dilepas rencananya di belakang balok Buittinggi dengan menggunakan Bus menuju ke embarkasi padang untuk menginap diasrama haji selama satu malam.
Sedangkan kloter 23 atau kloter gabungan nantinya akan berangkat dari Lubuk Basung menuju padang pada tanggal 26 oktober mendatang.
Dikatakan, kloter 20 tersebut akan diketua Drs. H. Al Baihaqi Anas, pembimbing ibadah dengan Drs. Yusrizal, dengan tenaga kesehatan sebanyak tiga orang dengan dokter satu orang yang bernama dr Desrida dan ditambah paramedis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.
Sebelunya Calon Jemaah Haji sudah melakukan manasik gabungan untuk perkenalan antara jemaah dan juga untuk pemantapan bimbingan ibada, semua persiapan sudah dilakukan dengan matang, tinggal lagi waktu keberangkatan saja.
"Persiapan yang kita lakukan telah sesuai dengan perencanaan dan teknis pelaksanaan haji dan saat ini menunggu keberangkatan, kita mengharapkan dari jamaah yang sudah manasik haji supaya memantapkan dirumah apa yang sudah dipelajari saat manasik," harapnya.
Pihaknya juga mengimbau jamaah untuk betul-betul melaksanakan rangkaian ibadah haji sesuai yang diperoleh saat manasik haji.
Selama pelaksanaan ibadah haji, dirinya mengimbau kepada jamaah untuk memelihara kesehatan, sehingga bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji.
"Cuaca di sana sangat jauh berbeda dengan keadaan di Tanah Air, untuk itu diimbau kepada jamaah untuk terus menjaga kesehatan sehingga tidak terjadi gangguan yang mengakibatkan terputusnya rangkaian ibadah," ungkapnya. (wan/Ay)
Beranda
