#
Headlines News :
Home » » NELAYAN TIKU BUTUH ALAT TANGKAP IKAN MODEREN

NELAYAN TIKU BUTUH ALAT TANGKAP IKAN MODEREN

Written By Hendra Kasmar,A.Md on Friday, May 6, 2011 | 5/06/2011 11:23:00 AM

AMC / Jum'at 6 Mei 2011 -Para Nelayan Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam kalah bersaing dengan nelayan luar daerah. Penyebabnya tidak memiliki peralatan moderen.

Hal ini diungkapkan sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam Hermanto, solusinya dengan cara mengubah alat tangkap ikan yang lebih canggih di tahun ini, pihak DKP Agam rencananya akan membeli satu unit kapal jaring cincin (pursesaine).

Dengan adanya peralatan canggih nantinya hermanto mengharapkan supaya hasil tangkapan nelayan bisa lebih banyak. Kapal jenis itu akan membuka lapangan kerja bagi nelayan setempat sebagai anak buah kapal (ABK).Untuk pengoperasiannya dibutuhkan setidaknya 15 ABK.

Pukek tapi dan kapal bagan semakin menyusut jumlahnya di kecamatan Tanjung Mutiara. Penyebabnya diduga karena semakin berkurangnya hasil tangkapan, dan tingginya biaya operasional bagi kapal bagan. Disisi lain, semakin menjamurnya kapal nelayan canggih dari luar daerah melakukan penangkapan ikan di perairan Tiku. Tingginya biaya operasional kapal bagan menyebabkan nelayan dikawasan itu beralih ke kapal tonda.

Alasannya,biaya operasional kapal tonda relatif rendah.Kapal bagan minimal membutuhkan biaya operasional Rp 1,5 juta sekali melaut sementara hasil tangkapan kian berkurang.
“ Jumlah kapal tangkap ikan memang jauh berkurang kecamatan Tanjung Mutiara di bandingkan beberapa tahun lalu, katanya.(Hen/Tim AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. Agam Media Center - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center