Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Bambang Warsito, memaparkan berbagai komoditi bencana di Kabupaten Agam dihadapan Oxfam Jakarta dan Australia di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Agam,, Senin (24/2).
Pertemuan tersebut juga didampingi Meldiana dari PKBI Sumatera Barat, Masnul, Niko Rinaldi dan Syafrimet Azi dari Jemari Sakato.
Pada kesempatan itu, Bambang Warsito memaparan berbagai bencana yang ada di Agam, mulai dari bencana tanah longsor, banjir bandang, letusan gunung api dan lainnya.
Dalam atasi ini, berbagai kegiatan yang sudah dilakukan BPBD dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, lembaga sosial masyarakat (LSM).
“Pada pertemuan yang kedua kalinya yang dilakukan oleh Oxfam Australia itu ke Agam, di fokuskan tentang kondisi gunung merapi saat ini masih dalam status waspada," kata Bambang Warsito.
Untuk itu, dilakukan berbagai upaya untuk melakukan antisipasi pengurangan resiko bencana terhadap masyarakat dengan membuat jalan evakuasi.
Tambah Bambang, dampak dari gunung merapi di Agam ini ada beberapa kecamatan yang akan terancam akibat erupsi gunung merapi diantaranya Kecamatan Baso, Banuhampu, Canduang, Ampek, Angkek dan Kecamatan Sungai Pua.
Untuk mengurangi resiko bencana tersebut, BPBD sekarang sedang melakukan pendataan lokasi untuk jalan evakuasi di lima kecamatan yang berdampak terhadap erupsi gunung merapi. (andrew/AMC)