Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berupaya kembangkan populasi ternak sapi potong, perah dan kerbau di 16 kecamatan.
"Pengembangan populasi ternak dengan cara menyediakan bibit unggul, memberikan insentif bagi sapi bunting dan peningkatan pelayanan kesehatan hewan (keswan) di lapangan guna menurunkan angka kematian," kata Kepala Dispertahornak Agam Afdal, Kamis (3/10).
Saat ini telah terdata sebanyak 42.607 ekor jumlah ternak sapi potong, perah dan kerbau tersebar diwilayah Agam.
Saat ini telah terdata sebanyak 42.607 ekor jumlah ternak sapi potong, perah dan kerbau tersebar diwilayah Agam.
Data tersebut merupakan hasil sensus pertanian data Rumah Tangga (RT) sebanyak 42.470 ekor dan Non Rumah Tangga (NRT) sebanyak 137 ekor, dilaksanakan pada tahun 2013.
Berdasarkan hasil sensus pertanian tersebut, diketahui Kecamatan Tanjung Raya berjumlah sebanyak 6.461 ekor, Lubukbasung sebanyak 11.425 ekor, Ampek Nagari sebanyak 3.818 ekor, Tanjung Raya sebanyak 1.180 ekor.
Lalu, Kecamatan Matur sebanyak 2.549 ekor, IV Koto sebanyak 1.368 ekor, Malalak sebanyak 787 ekor, Banuhampu sebanyak 382 ekor, Sungai Pua sebanyak 727 ekor, Ampek Nagari sebanyak 1.887 ekor, Candung sebanyak 1.868 ekor.
Kemudian Kecamatan Baso sebanyak 2.143 ekor, Tilatang Kamang sebanyak 1.874 ekor, Kamang Magek sebanyak 882 ekor, Palembayan sebanyak 4.435 ekor dan Kecamatan Palupuh sebanyak 821 ekor. (jon/AMC)
