Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menghimbau pihak sekolah agar memiliki bank sampah.
"Kita harapkan sekolah di wilayah Kabupaten Agam sudah memiliki bank sampah. Ini dilakukan karena program itu mampu menekan volume sampah yang ada di wilayah setempat," kata Kepala BPLH Kabupaten Agam Aswirman pada AMC, Kamis (11/9).
Selain mampu menekan penumpukan sampah, bank sampah juga dapat meningkatkan penilaian Adipura tahap satu nanti.
Lalu, keberadaan bank sampah juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi perlu bekerjasama dengan istansi terkait guna mensosialisasikannya.
Lalu, keberadaan bank sampah juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi perlu bekerjasama dengan istansi terkait guna mensosialisasikannya.
Kalau dilihat secara mendalam, memang sudah ada masyarakat yang telah memberdayakannya dan mengumpulkan sampah yang mempunyai nilai ekonomis ini. Namun hanya beberapa sekolah yang memiliki bank sampah.
"Jika benar-benar diberdayakan secara optimal bank sampah mampu menghasilkan pemasukan secara ekonomis," imbuhnya.
Dia menambahkan, kerja bank sampah sangat sederhana, masing-masing sekolah yang memiliki bank sampah akan menyediakan tiga tempat pembuangan dan pemisahan sampah organik, plastik dan kertas. (jon/AMC)
