AMC / Kamis 09 Juni 2011 -Dewasa ini telah terjadi kelangkaan tanaman Surian di berbagai tempat terutama di daerah, padahal memiliki nilai ekonomis cukup menjanjikan dan diyakini mampu meningkatkan kesejateraan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Konsultan Perencana Pertanian sekaligus pemerhati Lingkungan Hidup Sumatera Barat, Ir. Syukri Saad padalokakarya kelompok tani Selaras Alam, Nagari Lasi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam
Dikatakan Syukri Saad, selain dalam bentuk dampak ekonomis yang menggiurkan, tanaman Surian juga berfungsi sebagai antisiapsi kerusakan lingkungan dan sekaligus guna menjaga keseimbangan ekosistim alam yang terus mengalami perubahan dan terus dijaga.
Pada kesempatan tersebut juga turut dihadiri Camat Canduang diwakili sekcam Drs. Surya Wendri, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Agam, Camat Palembayan, anggota Kelompok Tani Selaras Alam dengan Ketua Suardi Mahmud dan kelompok tani dari Simarasok.
Menurut Suardi Mahmud, gerakan untuk membudidayakan tanaman Surian dilingkungan sekitar kita, memang diperlukan disinergikan dengan program Bupati Agam yang terus mengalakan penanaman pohon buah-buahan maupun pohon pelindung yang dapat menciptakan, yakni Agam Hijau 2011.
"Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kita semua, khususnya para kelompok tani, sehingga setiap nagari dan kecamatan nantinya memiliki area tanaman Surian.(Tim AMC)
Hal itu disampaikan Konsultan Perencana Pertanian sekaligus pemerhati Lingkungan Hidup Sumatera Barat, Ir. Syukri Saad padalokakarya kelompok tani Selaras Alam, Nagari Lasi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam
Dikatakan Syukri Saad, selain dalam bentuk dampak ekonomis yang menggiurkan, tanaman Surian juga berfungsi sebagai antisiapsi kerusakan lingkungan dan sekaligus guna menjaga keseimbangan ekosistim alam yang terus mengalami perubahan dan terus dijaga.
Pada kesempatan tersebut juga turut dihadiri Camat Canduang diwakili sekcam Drs. Surya Wendri, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Agam, Camat Palembayan, anggota Kelompok Tani Selaras Alam dengan Ketua Suardi Mahmud dan kelompok tani dari Simarasok.
Menurut Suardi Mahmud, gerakan untuk membudidayakan tanaman Surian dilingkungan sekitar kita, memang diperlukan disinergikan dengan program Bupati Agam yang terus mengalakan penanaman pohon buah-buahan maupun pohon pelindung yang dapat menciptakan, yakni Agam Hijau 2011.
"Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kita semua, khususnya para kelompok tani, sehingga setiap nagari dan kecamatan nantinya memiliki area tanaman Surian.(Tim AMC)