
AMC / Rabu 22 Juni 2011 -Setelah pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) yang nanti akan dijadikan sebagai biangnya lalu tindak lanjut dibikinlah kompos untuk penguat biang tersebut agar nutrisi tanaman atau ikan yang akan dikembangkan menghasilkan yang lebih bagus tanpa mengeluarkan biaya tinggi.
Hal itu diungkapkan oleh Ir.Budiman Siregar,M.Pd, menyampaikan materi Pembuatan Kompos dalam acara Safari Pelatihan Teknis Ikan Nila bagi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Agam di Aula Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubuk Basung, Rabu (22/06).
Budiman menambahkan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kompos ini adalah semua sampah organik kecuali kaca, plastik dan besi, probiotik yang berasal dari hasil mol/EM4/agrobos, Air.
Cara pembuatan kompos ini adalah kumpulkan semua sampah lalu cincang sampai halus dengan penggiling sampah, lalu siramkan cairan priobiotik (MOL) dengan perbandingan 10 kg samapah : 1 tutup botol MOL, lakukan pengadukan setiap hari, wadah diatas sebaiknya semen/dilapisi plastik agar unsur haranya meresap, wadah ditutup dengan terpal, dalam waktu 15 hari kompos sudah jadi tergantung kehalusannya, pada hari ke-20 kompos baru bisa digunakan untuk pupuk ikan ataupun pupuk tanaman, untuk tanaman dicampur dengan kapur supaya pHnya stabil dan tingkat keasamannya tidak tinggi, katanya Budiman mengakhiri. (Andrew/Hen/Tim AMC)