Fenomena Alam, Tak ada angin ataupun Hujan Batang Kayu dari Pohon Tua Tumbang Menutupi Jalan di Jorong Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tj.Mutiara, Sabtu (18/06)
Pohon Kayu Tua di Gasan Kaciak Nagari TIku Selatan Kecamatan Tj.Mutiara
AMC / Senin 20 Juni 2011 -Masyarakat Kampung Jirek Jorong Gasan Gaciak Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara heboh mendadak Dahan Pohon yang Umurnya sudah tua diperkirakan telah mencapai ribuan tahun tumbang menutupi jalan Raya Kampung Jirek tak ada hujan ataupun badai yang mengakibatkan dahan pohon tua itu tumbang yang merupakan Fenomena Alam.
Hal itu yang sesuai pantauan reporter dilapangan menyaksikan kegiatan itu, Sabtu (18/6).
M.Dt.Pamuncak Gasan sebagai Rajanya Ninik Mamak didaerah itu saat reporter mengkonfirmasi langsung mengatakan dahan pohon tua itu memang tumbang walaupun tak ada hujan maupun badai yang mengakibatkan pohon itu tumbang. Kejadian sekitar pukul 22:22 WIB hari Sabtu Malam, masyarakat sekitar tiba-tiba terkejut dan berhamburan ke lokasi pohon tua yang tumbang itu untuk melihat langsung kejadiannya, Minggu (19/6).
Santer diseantetro kampung jirek jadi buah pembincaraan masyarakat baik yang duduk di warung maupun dirumah masing-masing sampai esok paginya dan menurut kepercayaan kami disini itu menandakan akan terjadi bencana di kampung kita ini seperti yang tertua diantara kita akan lebih dulu dipanggil yang maha kuasa atau yang lainnya, ungkap M.Dt.Pamuncak.
Sebagai Rajanya ninik mamak berusaha menenangkan masyarakat untuk tidak menghubung-hubungkan hal-hal yang tidak-tidak itu mengakibatkan kita jadi orang yang syirik, hendaknya semua kita percayakan semua ke Allah, SWT pencipta kita semua agar berdoa sehingga kita semua terhindar dari maha bahaya dan lakukanlah aktifitas kita sehari-hari seperti biasanya, yang jelas ini intinya kejadian itu merupakan asli fenomena alam dan semua Allah, SWT yang mengaturnya dan ini semua adalah kehendak-Nya katanya mengakhiri.
Sekitar pukul 10:10 Wib, Minggu (19/6) sampai berita ini dinaikkan dahan pohon tua itu telah disingkirkan dan dibersihkan oleh masyarakat secara bersama-sama, jalan yang menutupi mulai pagi itu bisa dilalui seperti biasanya, ini juga sesuai pantauan reporter dilapangan.(Andrew/Tim AMC)