Dua nagari di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, mengikuti pemilihan wali nagari serentak, dengan sistem e-voting pada 25 Juli 2017 mendatang, seperti dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Drs. Martias Wanto, MM, saat memimpin Tim Khusus Safari Ramadhan (TKSR) ke Masjid Al-Irsyad Palupuah, Kamis (15/6).
Ia mengungkapkan, masyarakat berhak memilih calon pemimpinnya sesuai keinginan mereka, namun yang perlu diperhatikan pilihlah pemimpin yang mampu melindungi dan mengayomi warganya.
"Memilih pemimpin boleh saja, tapi harus ada biliak gadang biliak keteknyo," ujarnya.
Ia menyebutkan, pilihlah pemimpin yang pandai membelanjakan anggaran nagari sesuai aturan guna kelangsungan pembangunan di nagari. Jika salah dalam penggunaan anggaran, maka resikonya cukup besar terhadap pengguna anggaran, sebab anggaran nagari yang akan dikelola cukup besar.
Nagari yang ikut pesta demokrasi tersebut adalah Nagari Pasia Laweh dan Nan Tujuah, di mana masing-masing nagari memiliki lima orang calon.
"Memilih pemimpin boleh saja, tapi harus ada biliak gadang biliak keteknyo," ujarnya.
Ia menyebutkan, pilihlah pemimpin yang pandai membelanjakan anggaran nagari sesuai aturan guna kelangsungan pembangunan di nagari. Jika salah dalam penggunaan anggaran, maka resikonya cukup besar terhadap pengguna anggaran, sebab anggaran nagari yang akan dikelola cukup besar.
Nagari yang ikut pesta demokrasi tersebut adalah Nagari Pasia Laweh dan Nan Tujuah, di mana masing-masing nagari memiliki lima orang calon.
"Untuk pemilihan saat ini ada perubahan dari sebelumnya, di mana dahulu dengan cara mencoblos, dan saat ini pemilihan dilakukan dengan perangkat komputer, melalui sistem e-voting," ujarnya menjelaskan.
Sekda meyakini masyarakat mampu memilih pemimpin untuk kebaikan nagari ke depannya, sehingga pembangunan di nagari bisa cepat berkembang.
"Dan sekali lagi kita mengingatkan jangan sampai salah pilih pemimpin," ujarnya mengingatkan . (Tam/AMC)
Sekda meyakini masyarakat mampu memilih pemimpin untuk kebaikan nagari ke depannya, sehingga pembangunan di nagari bisa cepat berkembang.
"Dan sekali lagi kita mengingatkan jangan sampai salah pilih pemimpin," ujarnya mengingatkan . (Tam/AMC)
Beranda
