Untuk
menciptakan rumah ibadah yang bersih dan suci, memerlukan dukungan fasilitas
yang memadai. Tidak hanya itu, peran masyarakat untuk hal tersebut juga besar
pengaruhnya, bahkan pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Agam tengah giat-giatnya menciptakan rumah
ibadah yang bersih dan suci, sesuai dengan Program Thaharah Masjid, yang selalu
dilombakan setiap Ramadhan. Bahkan di Sumbar hanya Kabupaten Agam yang melaksanakan kegiatan itu.
Tidak hanya
pemerintah kabupaten saja, pemerintah nagari pun terus menggiatkan hal
tersebut, bahkan dalam waktu dekat ini Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk
Basung, Kabupaten Agam, akan membangun 11 unit sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di 11
rumah ibadah, seperti masjid, mushala, dan TPA
Hal ini
mendapat respon positif masyarakat, bahkan mereka sudah lama
mengidam-idamkan rumah ibadah memiliki MCK, sebab selama ini hanya menggunakan
bandar untuk dijadikan MCK.
Wali Nagari
Lubuk Basung, Darma Ira Putra Dt Batuah, Selasa (6/6) mengatakan, rumah ibadah
yang dibantu itu merupakan yang belum memiliki MCK. Karena MCk sangat dibutuhkan
untuk menciptakan lingkungan yang bersih, bahkan kenyamanan jamaah masjid.
“Kegiatan
ini dilakukan atas koordinasi kita dengan jorong, di mana jorong diminta mencari
rumah ibadah yang belum memiliki MCK untuk dibangun MCK-nya, yang terdiri dua pintu, satu untuk laki-laki dan satu perempuan,” ujarnya.
Ia
mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan seiring dengan program pemerintah
Kabupaten Agam, Thaharah Masjid, Hal itu diartikan adalah masjid
yang bersih dan suci.
“Masjid
bersih dan suci, tentu harus ada MCk nya, memiliki karpet yang bersih, dan
lainnya. Bahkan anak-anak TPA untuk belajar berwuduk tentu harus ada tempat wuduknya," ujarnya pula.
Darma
menyebutkan, untuk mendukung hal tersebut, pemerintah nagari sudah menyalurkan
bantuan 28 bal karpet masjid, alquran dan buku keagamaan kepada masjid yang
tersebar di tujuh jorong.
Pembangunan
ini dilakukan dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Nagari (APBN), di mana
untuk membangun 11 MCK dengan ukuran 6 x 3 meter tersebut anggaran yang disediakan lebih kurang sebesar Rp500
juta.
"Mudah-mudahan dengan dilengkapi masjid dengan MCk, masyarakat lebih khusuk menjalankan ibadahnya, dan selalu melaksanakan shalat berjamaah di masjid," ujarnya berharap. (Tam/AMC)
Beranda
