Pemerintah Kabupaten Agam, melalui Dinas Pertanian Kabupaten Agam, berupaya menjadikan Kecamatan Palembayan sebagai sentral ekonomi baru melalui bidang tanaman pangan, holtikultura dan Peternakan di kawasan itu.
Harapan masyarakat agar Kecamatan Palembayan menjadi salah satu sentral pangan di daerah itu menjadi perhatian serius Bupati Agam Indra Catri. Bahkah orang nomor satu di Kabupaten Agam tersebut, ingin menjadikan Palembayan sebagai sentral ekonomi baru dengan program "Gelora Palembayan". Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Ir. Afdhal di Lubuk Basung, Senin (5/6).
Ditambahkan, Afdhal, untuk mewujudkan hal tersebut, komoditi yang dikembangkan adalah padi, jagung, dan talas. Sedangkan untuk sektor holikultura, berupa tanaman manggis, dan duku. Di samping mendukung "Gelora Palembayan," pihaknya juga akan mengembangkan potensi ternak ruminansia dengan jenis Sapi Bali.
Sementara itu, Kepala Bidang Pangan, Zul Effendi, S. Hut, menjelaskan, saat ini untuk komoditi jagung, dinas menargetkan pengembangan kawasan di lahan baru seluas 70 hektar, dan telah ditanam sebanyak 50 hektar.
"Saat ini kita telah melakukan gerakan tanam jagung dilahan di Kelompok Tani Cinto Maju seluas 1,7 hektar, di Jorong Gumarang Nagari III Koto Silungkang pada 24 Mei 2017," katanya.
Ditambahkan, Kabupaten Agam juga mendapatkan dukungan dana Anggaran Pendapatan Belaja Negera (APBN) Pemerintah Pusat tahun 2017, berupa bantuan benih jagung, yang dialokasikan untuk 23 kelompok, dengan luas lahan 370 hektar di Kecamatan Palembayan. (jon/AMC)
Beranda
