Polisi Resort (Polres) Kabupaten Agam, melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Simpatik tahun 2015, guna menekan angka kecelakaan berlalu lintas di daerah itu di halaman Makopolres setempat, Rabu (1/4).Apel gelar pasukan ini dihadiri Koramil Lubuk Basung Kapten Zul Akmal, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Bambang Warsito, Kepala Satpol PP Kabupaten Agam Danil Defo, Camat Lubuk Basung Helton dan Kapolsek se Kabupaten Agam.
Bertindak inspektur upacara pada apel
itu, Waka Polres Kompol Suhadi. Pada saat itu, Suhadi melakukan cek kesiapan personil dan
memasangkan pita pada salah seorang Polantas yang mewakili personil
lainnya.
Pada kesempatan itu, Suhadi membacakan
amanat Kapolda Sumbar bahwa operasi simpatik ini dilaksanakan serentak
diseluruh jajaran selama 21 hari, mulai hari ini Rabu (1/4) hingga
tanggal 21 April 2015.
"Pelaksanaan operasi ini mengutamakan kegiatan preemtif, preventif dan penindakan lepanggaran lalu lintas secara edukatif. Selain itu juga sebagai penegak hukum dengan tilang secara selektif prioritas terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebababkan kecelakaan fatal dan korban massal serta kerugian materil.
Suhadi mengtakan, tujuan dilaksanakan operasi itu untuk terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Lalu meningkatkan disiplin anggota Polantas, mewujudkan layanan polantas yang bersih dari KKN, mewujudkan kesadaran masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas.
Kemudian supaya menurunnya pelanggran lalu lintas yang berakibat fatalisasi dan kecelakaan massal, menurunnya pelanggaran lalu lintas terutama bagi pengemudi kendaraan yang melanggar marka, rambu, helm dan penggunaan handpone pada saat mengendarai kendaraan, mengatasi kemacetan dan ketidak tertiban lalu lintas.
Selanjutnya untuk mengatasi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan korban laka lantas yang berakibat fatal, dan korban kecelakaan massal serta kerugian material, untuk meningkatkan disiplin masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.
Untuk mencapai hal tersebut, personil harus bbekerja sama dengan media massa untuk mwujudkan sadar hukum dan tertib lalu lintas, police goes to campus/school, safety riding dan safety driving, kampanye keselamatan lalu lintas, global road safety partnership action.
Kemudian melaksanakan kegiatan penjagaan, pengaturan, pengawalan dan patroli lalu lintas di lokasi rawan pelanggaran. Membangun opini positif terhadap citra polantas dengan ramah, menggelar personil dan kendaraan bermotor di lapangan secara optimal khususnya pada jam sibuk atau padat. Laksanakan komunikasi dialogis pada masyarakat, menuntaskan permasalahan kecelakaan lalu lintas supaya tidak terjadi komplain."Dalam melaksanakan operasi itu personil agar selalu berpedoman pada prosedur operasional standard dan memperhatikan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan operasi", harapnya. (Tam/AMC)
Beranda