Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, pada 2015 menargetkan mencetak sebanyak 5 hektare kolam ikan baru bagi kelompok tani (Keltan), guna meningkatkan ekonomi petani setempat dengan meminjamkan excavator secara gratis."Mencetak kolam ikan seluas 5 hektar diperuntukan bagi kelompok tani agar lebih produktif yang telah mengajukan proposal ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Ermanto, Senin.
Ia menjelaskan, prosedur pencetakan kolam baru ini yakni, kelompok tani (Keltan) memiliki paling kurang 1 hektar lahan, mengajukan proposal ke DKP Kabupaten Agam. Setelah itu, dilakukan survei lokasi secara teknis, hasil survei verifikasi ditindak lanjuti dengan adanya berita acara pemakaian atau perjanjian kerja.
"Dalam pembuatan kolam ini biasanya dilakukan selama tiga sampai empat hari," katanya.
Mencetak kolam ikan ini mengunakan excavator milik DKP Kabupaten Agam dan ini bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada Desember 2011 dan selama tahun 2014 telah digunakan untuk melakukan rehab dan cetak kolam baru seluas 10,5 hektare.
Ke 10,5 hektare ini berada di Kecamatan Lubuk Basung seluas 3,5 hektar, Kecamatan Ampek Nagari seluas 4 hektar, Tanjung Raya seluas 1 hektar dan Kecamatan Tanjung Mutiara seluas 2 hektar.
Sedangkan pada 2013, DKP Kabupaten Agam mencetak kolam ikan seluas 6,83 hektare.
"Dari tahun 2013 sampai 2014 dengan jumlah penambahan sebanyak 17,33 hektare," katanya
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Keltan) Usaha Mina Jorong IV Kenagarian Geragahan, Lismantis (45), mengaku sangat terbantu dengan pembuatan kolam ikan baru oleh Pemkab Agam. Saat ini hasilnya telah dapat dinikmati oleh kelompok tani itu.
"Kita mengucapkan terima kasih kepada Bupati Agam Indra Catri yang telah membantu dan menfasilitasi masyarakat dalam pembuatan kolam ikan batu ini," katanya. (jon/AMC)
Beranda
