Pemerintah Kabupaten Agam, melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindutrian dan Perdagangan setempat, melakukan monitoring dan pengawasan secara ketat terhadap pangkalan gas yang biasa menjual elpiji 3 kg.
"Kita berkoordinasi dengan istansi terkait dalam melakukan pemantauan setiap pangkalan tersebut," kata Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindutrian dan Perdagangan Kabupaten Agam, Muhammad Abril, Senin.
Saat monitoring kepangkalan tersebut, pihaknya melibatkan anggota Polres Agam, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan lainya.
"Ini kita lakukan untuk meningkatkan keamanan dalam pendistribusian LPG itu ke warga," katanya.
Saat ini, Agam memiliki sebanyak 39 unit pangkatan Liguefied Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram di 16 kecamatan. "Saat ini penjualan elpiji tiga kilogram tidak ada permasalahan di Agam," katanya.
Selain itu, persediaan masih mencukupi di Kabupaten Agam dengan harga jual Rp18 ribu sampai Rp20 ribu pertambung.
Di Kabupaten Agam, tambah dia, sebanyak 90.390 rumah tangga telah menerima paket LPG tiga kilogram semenjak 2013 sampai 2014. (jon/AMC)
Beranda