#
Headlines News :
Home » » Bupati: LKAAM Miliki Peran Mengayomi Anak Kemenakan

Bupati: LKAAM Miliki Peran Mengayomi Anak Kemenakan

Written By Fitra Hinandes on Tuesday, March 31, 2015 | 3/31/2015 07:26:00 PM


Bupati Agam Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah, mengatakan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) merupakan suatu lembaga yang memiliki peran sangat penting di tengah masyarakat dalam mengayomi anak kemenakan guna mempertahankan dan melestarikan budaya dan adat.

Demikian disampaikan bupati saat menghadiri pengukuhan 20 orang pengurus LKAAM Kecamatan Palembayan masa bakti 2015-2020, di aula kantor camat setempat, Selasa (31/3). Pelantikan dilakukan oleh Ketua LKAAM Agam Yul Arnis. Turut dihadiri juga, Ketua TP-PKK Agam Ny. Vita Indra Catri, Ketua MUI Agam, Camat Palembayan Aryati, ninik mamak dan tokoh masyarakat.

"Adat istiadat Minangkabau harus dipertahankan, karena arus modrenisasi sudah mengglobalisasi seperti kurangnya etika bagi anak kemenakan, baik berbicara maupun tingkah laku sehari-hari. Anak dipangku kamanakan dibimbiang, urang kampuang dipatenggangkan," katanya.

Bupati, menambahkan orang Minangkabau, harus pandai mengaji, pepatah petitih dan silek. Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus dimiliki karena merupakan akar dari peradaban orang Minangkabau yang dilandasi Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABSSBK).

"Saya berharap agar LKAAM yang baru dikukuhkan bisa melanjutkan program pengurus yang lama. Baban barek singguluang batu, ini tanggung jawab kita bersama. Perlu sekali dukungan bersama dalam menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan serta rasa memiliki yang tinggi diantara ninik mamak, penghulu, cadiak pandai serta perangkat nagari guna tercapainya suatu tujuan," pinta Dt. Malako Nan Putiah.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kabupaten Agam Yul Arnis, Dt. Maleka Nan Tinggi, berharap pengurus terpilih agar merumuskan program kerja dengan jelas untuk kepentingan masyarakat terutama dalam membimbing anak kemenakan, agar tidak terjerumus oleh pukauan duniawi yang cenderung mengedepankan kesenangan sesaat dan membelakangi norma adat istiadat Minangkabau yang berlandaskan ABSSBK. 

"Tidak ada masalah yang tidak selesai apabila dikerjakan secara bersama-sama. Barek samo dipikua ringan samo dijinjiang, basamo mangko manjadi," terangnya. (IF/AMC)


Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. Agam Media Center - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center