Ketersediaan atau stok ikan air tawar dan laut di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga lebaran.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Ermanto kepada AMC melalui via ponsel, Minggu (6/7) di Lubuk Basung.
"Saat ini stok ikan, baik air tawar maupun laut masih mencukupi selama Ramadhan hingga lebaran nanti, pasalnya ada sekitar 1.450 ton ikan air tawar milik petani dan produksi ikan laut sekitar 0,5 sampai tiga ton setiap harinya, sehingga kiranya masyarakat tidak lagi merasa kekurangan ikan "katanya.
Menurutnya, Kabupaten Agam merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan yang besar di Sumatera Barat, seperti kolam air tenang dengan luas 2.900 hektare yang tersebar di 16 kecamatan dengan produksi sekitar 5.417 ton per tahun.
Disamping itu, Kabupaten Agam juga memiliki beberapa potensi perikanan yang cukup besar, yakni, kolam air deras memproduksi sekitar 5.241 ton per tahun, mina politan 71 ton per tahun dan perikanan tangkap dengan panjang pantai 43 kilometer dengan potensi sekitar 6.157 ton per tahun.
Terkait dengan telah berjalannya puasa Ramadhan selama sepekan terakhir ini, Ermanto menjelaskan bahwa masyarakat tidak merasakan kekurangan ikan.
"Insya allah, sudah delapan hari puasa, menurut dari hasil informasi penyuluh perikanan di lapangan, namun belum ada kendala kekurangan ikan yang dirasakan oleh masyarakat, apalagi soal harga. Untuk harga ikan sendiri harga dipasaran masih normal, "terang Ermanto.
Erni (47) salah seorang konsumen ikan laut di Pasar Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, saat di pantau AMC tadi pagi mengatakan, bahwa selama bulan puasa stok dan harga ikan di pasar masih stabil.
"Saya membeli ikan tongkol masih seharga Rp15.000 per kilogram nya, dan ini masih harga biasanya sebelum bulan puasa masuk. Saya berharap, stok dan harga ikan tetap normal selama bulan ramadhan," tukasnya. (IF/AMC)
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Ermanto kepada AMC melalui via ponsel, Minggu (6/7) di Lubuk Basung.
"Saat ini stok ikan, baik air tawar maupun laut masih mencukupi selama Ramadhan hingga lebaran nanti, pasalnya ada sekitar 1.450 ton ikan air tawar milik petani dan produksi ikan laut sekitar 0,5 sampai tiga ton setiap harinya, sehingga kiranya masyarakat tidak lagi merasa kekurangan ikan "katanya.
Menurutnya, Kabupaten Agam merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan yang besar di Sumatera Barat, seperti kolam air tenang dengan luas 2.900 hektare yang tersebar di 16 kecamatan dengan produksi sekitar 5.417 ton per tahun.
Disamping itu, Kabupaten Agam juga memiliki beberapa potensi perikanan yang cukup besar, yakni, kolam air deras memproduksi sekitar 5.241 ton per tahun, mina politan 71 ton per tahun dan perikanan tangkap dengan panjang pantai 43 kilometer dengan potensi sekitar 6.157 ton per tahun.
Terkait dengan telah berjalannya puasa Ramadhan selama sepekan terakhir ini, Ermanto menjelaskan bahwa masyarakat tidak merasakan kekurangan ikan.
"Insya allah, sudah delapan hari puasa, menurut dari hasil informasi penyuluh perikanan di lapangan, namun belum ada kendala kekurangan ikan yang dirasakan oleh masyarakat, apalagi soal harga. Untuk harga ikan sendiri harga dipasaran masih normal, "terang Ermanto.
Erni (47) salah seorang konsumen ikan laut di Pasar Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, saat di pantau AMC tadi pagi mengatakan, bahwa selama bulan puasa stok dan harga ikan di pasar masih stabil.
"Saya membeli ikan tongkol masih seharga Rp15.000 per kilogram nya, dan ini masih harga biasanya sebelum bulan puasa masuk. Saya berharap, stok dan harga ikan tetap normal selama bulan ramadhan," tukasnya. (IF/AMC)
Beranda
