Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membangun satu unit Puskesmas di Muaro Putuih, Nagari Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara pada tahun 2014, guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi 10.070 warga yang berada diwilayah itu.
"Tahun ini, kita membangun satu unit Puskesmas rawat inap dengan unit pelayanan gawat darurat 1 x 24 jam. Pembangunan ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Indra pada AMC, Selasa (10/6).
"Tahun ini, kita membangun satu unit Puskesmas rawat inap dengan unit pelayanan gawat darurat 1 x 24 jam. Pembangunan ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Indra pada AMC, Selasa (10/6).
Ia menjelaskan, pembangunan Puskesmas di Muaro Putuih ini atas dorongan besar dari masyarakat setempat, mengingat jarak tempuh masyarakat Muaro Putuih untuk berobat ke sarana pelayanan Puskesmas Tiku kurang lebih sekitar 17 km.
Sementara itu, masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang berdekatan dengan lokasi warga. Pihaknya berharap pada tahun 2015, Puskesmas sudah dapat beroperasi setelah dilengkapi semua sarana prasarana dan tenaga kesehatan.
Wilayah kerja Puskesmas Muaro Putuih meliputi, Subang Subang, Gadih Angik, Masang, Labuhan, Ujung Labuhan Timur, Ujung Labuhan Barat dan masyarakat Muaro Putuih sendiri.
"Saat ini, di Kabupaten Agam terdapat sebanyak 22 Puskesmas tersebar di 16 kecamatan dan ini termasuk puskesmas ke 23," tuturnya.
Disamping Puskesmas, pihaknya juga menambah sebanyak tujuh Puskesmas pembantu yang berada di Paraman Kecamatan Palembayan, Haraban di Kecamatan Palupuh, Cingkariang Kecamatan Banuhampu, Padang Bio Bio Kecamatan Ampek Nagari, Batu Panjang, Pantas dan Koto panjang Kecamatan Tanjung Raya.
"Saat ini pembangunan ini baru berjalan sekitar 20 persen secara keseluruhan," tutupnya.(jon/AMC)
Beranda
