
AMC / Selasa 06 September 2011 -Para perantau asal Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat dengan menggunakan momen Idul fitri maupun pasca Lebaran untuk mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di kampung halamannya.selasa(06/09)
Pantauan Tim AMC, sejumlah objek wisata di Kabupaten masih terus dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Mereka mayoritas perantau asal Agam maupun dari Dalam dan luar Sumatera Barat.
Objek wisata itu Ambun pagi kelok 44 dan Muko-muko di Danau maninjau, dan masih banyak lagi objek wisata di kabupaten Agam. mereka datang dengan menaiki sepeda motor dan mobil pribadi. Dari pelataran parkir, sekitar 50 persen kendaraan roda dua berpelat (Nomor Polisi) luar provinsi Sumatra Barat. Begitu juga dengan mobil pribadi yang ikut parkir di sana jarang yang memakai pelat BA Sumbar.
"Selain bersilaturrahmi dengan sanak famili, acara pulang kampung saat lebaran ini kami gunakan untuk menikmati keindahan alam kampung halaman, kata Ilham (40), perantau dari Jakarta ketika ditemui di objek Muko-muko di danau maninjau Kecamatan Tanjung raya. minggu(04/09).
"Keindahan alam Kabupaten Agam memang sejak lama, ingin kami nikmati dari rantau. Sejak tiga tahun lalu kami ingin pulang untuk melihat kampung halaman dan bersilaturrahmi dengan saudara dan kerabat di kampung halaman, namun baru Lebaran ini baru tercapai," kata Ilham.
Keindahan alam kabupaten ini memang tidak kalah dibandingkan daerah lain yang pernah dikunjunginya di Indonesia, menjadikan objek wisata yang ada di kabupaten itu lebih terkenal lagi di mata parawisata baik wisatawan domistik maupun mancanegara, tidak terlepas dari sumber daya manusia (SDM) dan modal yang dimiliki pengelolanya.
"Kemolekan alam Kabupaten Agam, baik objek wisata pantai maupun kawasan wisata alam lainnya yang ada di Kabupaten itu akan lebih berharga lagi bila ditata oleh SDM yang andal," kata Ilham lagi.(jon/Tim AMC)
Beranda