“ Disamping membentuk tim yang solit kita juga harus bersikap adil dan transparan dalam menempatkan pegawai serta jauh dari keinginan untuk memaksakan kehendak dan upayakan sekecil mungkin pegawai yang dirugikan walaupun harus ada yang tidak mendapatkan jabatan karena konsekuensi likuidasi,” ungkap Bupati Agam Indra Catri kepada AMC seusai melantik pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan jajaran Pemerintah Kabupaten Agam, Rabu (7/9).
Dikatakan Indra Catri, Bagi yang prospektif dan menonjol perlu diberikan ruang untuk lebih unjuk kinerja dan talenta agar kita dari awal bisa mempersiapkan lebih banyak lagi kader pimpinan birokrasi yang handal dimasa depan.
Selain itu, aspirasi pegawai dan juga masukan-masukan dari masyarakat, LSM, dan tokoh-tokoh masyarakat juga tidak luput dari perimbangan kita.
Ditambahkan bupati, lembaga-lembaga yang bertanggung jawab dalam pembinaan pegawai harus diberdayakan secara berkelanjutan. “Makanya kami sangat memperhatikan pertimbangan dari Baperjakat, Badan kepegawaian, dan juga kepala-kepala SKPD yang selama ini membina dan memanfaatkan pegawai-pegawai dilingkungan Pemkab Agam.
Setelah itu mereka akan kita beri kesempatan untuk bekerja terutama menyusun renstra dan renja dinas serta pada bulan ini juga kita akan mengajukan KUA dan PPAS untuk anggaran tahun 2011 dan diharapkan semua SKPD ikut berpartisipasi aktif.
“Kinerja awal mereka akan kita nilai disini. Diperkirakan 3 bulan kedepan sudah bisa kita nilai mana yang lebih berkualitas dan biasa-biasa saja,” ujar bupati yang memiliki senyum khas ini.(wan)
“Kinerja awal mereka akan kita nilai disini. Diperkirakan 3 bulan kedepan sudah bisa kita nilai mana yang lebih berkualitas dan biasa-biasa saja,” ujar bupati yang memiliki senyum khas ini.(wan)
Beranda