


AMC / Senin 05 September 2011 -Dua orang siswa-siswi Kabupaten Agam yang akan meninggalkan Indonesia guna menuntut Ilmu di Negeri Serumpun Malaysia. Keberangkatan dua orang siswa-siswi tamatan tahun ajaran 2010 /2011.
Dua orang siswi tersebut diantaranya, Serina Asrul, yang menamatkan sekolah menengah atas (SMA) Negeri I Kamang Magek dan Netri SMA Agam Cendikia, perlepasan kedua orang siswi yang akan bertolak ke-negeri Jiran itu dilepas lansung oleh Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah bertempat Rumah Dinas Bupati Agam.Senin(5/9).
Pada kesempatan itu, perlepasan dua siswi terbaik Agam itu juga di hadiri Sekda Kabupaten Agam Syafirman SH, Sekretaris Dinas Pendidikan dan beberapa staf lainnya. Selain itu juga tampak hadir direktur PT Kumala Wandira Mencerdaskan Anak Bangsa Firdaus.HB, yang berkerja sama dengan yayasan Al Bukhary Univercity Malaysia, yang akan merekrut anak-anak Bangsa yang memiliki nilai UN yang terbaik.
Sementara, Bupati Agam Indra Catri, berharap kepada siswi yang akan meninggalkan Ranah Minang ini terutama wilayah Kabupaten Agam, agar dapat meningkatkan prestasi dan kualitas belajar di negeri orang.
Sehingga, akan dapat memberikan contoh yang baik kepada negara-negara lain serta menjaga nama baik Kabupaten Agam maupun Sumatera Barat, kedepan kerjasama antar Parlemen Pendidikan ini akan dapat berjalan terus agar lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang, ujar Bupati.
Direktur PT Kumala Wandira, Firdaus HB mengatakan, kerja sama yang terjalin sudah dua tahun terakhir, pada tahun pertama mereka berhasil mengirim empat orang dari Sumatera Barat, diantaranya Septian Isnaini, Riki Rinaldo, Mega Ridha Puspita dan Rianti Rozalina, ke-empat mereka ini dikirim pada tahun ajaran tahun 2009/2010.
Bahkan untuk tahun ini, khusus untuk Sumbar kita hanya kirim dua orang diantaranya siswa yang berhasil menyingkirkan lawan-lawannya dalam seleksi yang sudah kita lakukan. PT Kumala dalam hal ini mencari bibit terbaik diseluruh Indonesia,yang akan dikirim ke Malaysia,dan memfasilitasi semua kebutuhan mereka mulai dari persiapan keberangkatkan hingga sampai belajar dan masuk asrama di Perguruan tinggi di Negeri Serumpun.katanya.
Dikatakan Firdaus, yang kita kirim itu hanya setara S1 di Univercity Al Bukhary,Mlayasia, bahkan yang kita kirim itu betul betul siswa-siwi yang memiliki kualitas yang baik dan nilai yang tinggi. Sebab di situ mereka akan belajar tidak perlu membayar bahkan kita juga diberi uang saku. ujarnya .(jon/Tim AMC)
Beranda