AMC / Kamis 16 Juni 2011 -Untuk target produksi pembudidayaan ikan, kita mengutamakan gizi dan surplus dengan melakukan menjaga kebersihkan kolam-kolam ikan sehingga kita bisa menjadi pilot projeck dibidang pembudidayaan ikan nantinya.
Hal itu diungkapkan oleh Indra Catri Dt.Malako Nan Putiah saat menyampaikan sambutan membuka acara Safari Pelatihan Teknis Ikan Nila bagi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Agam di Aula Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubuk Basung, kamis (16/06).
Bupati juga menambahkan saat ini pengelolaan pembudidayaan perikanan kita masih bertumbuh berbasis kemasyarakatan bukan industri perikanan, artinya pengelolaan pembudidayaan yang kita lakukan mampu memenuhi kebutuhan sekarang dan kebutuhan generasi yang akan datang dimana aspeknya nanti meliputi ekologi, sosial-ekonomi, masyarakat dan institusi sedangkan industri perikanan pengelolaannya pembudidayaan memakai alat teknologi canggih tidak memperhitunggkan aspek ekologi, sosial-ekonomi, masyarakat dan institusi.
Kabupaten Agam saat ini sedang giat-giatnya tentang pembudidayaan ikan dan akhirnya dari Balai Pendidikan, Pelatihan, Perikanan (BPPP) Medan datang untuk memberikan pelatihan dan semoga pembudidayaan ikan kita bisa meningkat setelah pelatihan ini, ungkap Bupati.
Bupati juga berharap kepada seluruh peserta yang berjumlah 30 orang agar bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini, rajinlah bertanya sehingga mendapatkan hasil setelah pelatihan ini ikan-ikan nila yang dikelola oleh para pembudidaya bisa berkembang dengan baik sesuai yang kita harapkan bersama, kata mengakhiri.
Hadir mendampingi Bupati Agam saat acara pembukaan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Barat, Kepala UPTD Balai Budi Daya ikan Sicincin, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Agam, Camat Lubuk Basung, Wali Nagari Lubuk Basung, Peserta dari para pembudidaya Ikan Nila Sekabupaten Agam.(Andrew/Tim AMC)
Beranda