AMC /Rabu 18 Mei 2011 -Minyak Tanah (Mita) langka di Kota Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu(18/05), akibat Pasokan yang cepat habis di pasaran sepekan terakhir. Akibatnya, harga di tingkat eceran melambung menjadi antara Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per liter. Padahal harga eceran tertinggi di tingkat agen adalah Rp 4.000 per liter.
Pangkalan minyak tanah pun diserbu warga. Salah satunya milik warga geraggahan yang berlokasi di di Batu Hampar maupun di Lapau Talang Kec. Lubuk Basung maupun di tempat lain di Kabupaten Agam. Sejak pukul 07.00 WIB masyarakat sudah mengantri. Mereka dijatah beberapa liter per orang.
Namun pada akhirnya hanya bisa dibagikan perkupon lima liter per orang perjerigen lantaran pembeli terlalu banyak dengan jerigen yang berjejeran sampai di pinggir jalan. “dua jam sudah habis,” kata Hari (30) warga Lubuk basung Kabupaten Agam.
Menurut hari salah seorang warga Lubuk Basung pada Reporter Agam Media Center (AMC), selasa(17/05), sejak seminggu terakhir, baru hari ini agen memasok minyak tanah walaupun hari menjelang malam warga tetap ramai ke pangkalan itu. “Biasanya jatah pengiriman seminggu dua kali,” katanya.
“Saya ngantri satu jam cuman dapat jatah lima liter perkupon yang disediakan Agen minyak tanah (mita),” kata Hari tahun, salah seorang pengantri.
Menurut hari ini, sulitnya mendapatkan minyak tanah dirasakan sejak beberapa minggu lewat satu hari lalu. “Saya sudah keliling ke warung-warung di kota lubuk Basung, tapi tidak dapat,” kata warga ini.
Kami pun mengharapkan agar pemerintah daerah dapat mempercepat dan mempermudah mendatangkan mita serta dalam memdistribusikan minyak tanah, karna dalam memasak warga di lubuk basung masih banyak yang mengunakan mita. ungkap hari warga geraggahan ini.(jon/Tim AMC)
Masyarakat Serbu Agen, Mita Langka Di Pasaran
Written By JONATA RAMADAN on Wednesday, May 18, 2011 | 5/18/2011 09:03:00 AM
Labels:
Berita
Beranda