#
Headlines News :
Home » » LISTRIK NGADAT, PENJAHIT DAN PEMILIK WARNET MENGELUH

LISTRIK NGADAT, PENJAHIT DAN PEMILIK WARNET MENGELUH

Written By WENDRY D PUTRA, S.KOM (KOORDINATOR AMC) on Wednesday, January 19, 2011 | 1/19/2011 08:25:00 PM

Ilustrasi

AMC / Rabu 19 Januari 2011 -Sejak beberapa hari ini, listrik di daerah Lubuk Basung dan sekitarnya, mulai ngadat lagi. Pemadaman listrik dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN Lubuk Basung.

Dari pantauan reporter AMC lampu sering sekali padam siang, sore dan malam hari.Akibatnya, sejumlah warga terpaksa menggunakan lilin atau penerang lainya untuk penerangan sambil menunggu lampu hidup kembali.

Ratih (37), warga Padang Baru Kecamatan Lubuk Basung, mengaku terpaksa menggunakan lilin supaya kegiatan belajar anak-anaknya terus berlangsung. “Sayangkan hanya karena lampu padam saja, anak-anak tidak belajar,” ujarnya, kepada reporter AMC.

Dia berharap kepada pihak PLN memberitahukan terlebih dahulu bila ada pemadaman listrik dan tidak dilakukan secara tiba-tiba. “Kalau ada jadwal yang jelas terkait pemadaman listrik di Lubuk Basung, ya tidak masalah. Tapi yang kami ketahui tidak ada pemberitahuan dari pihak PLN kepada warga. Listrik tiba-tiba saja mati, kemudian hidup lagi,” katanya dengan nada sedikit kesal.

Senada dengan yang disampaikan Ny Rita (34) warga Perumnas Kecamatan Lubukbasung. Ibu dua anak ini juga mengeluhkan kondisi listrik yang ada saat ini. Ibu rumah tangga yang bekerja sebagai penjahit ini berharap kondisi tersebut tidak sampai berlangsung lama, sehingga aktifitas yang dilakukan pada siang maupun malam hari tidak terganggu. “Pekerjaan yang saya lakukan tidak terbatas kadang bisa pagi, siang juga di malam hari. Tapi kalau listrik mati, ya terpaksa berhenti bekerja,” katanya.

Pemilik warnet di Lubuk Basung juga merasakan dampak akibat seringnya pemadaman listrik. Usaha yang mereka geluti tidak berjalan lancar.Usaha warnet memang semakin banyak saja. Saat ini saja ada sekitar belasan warnet yang dikelola oleh masyarakat. Usaha warnet memang cukup menjanjikan. Keuntungan yang diperoleh bisa mencapai jutaan rupiah tiap bulannya.

Bahkan, animo warga untuk mendatangi warnet sangat besar. Dalam satu hari, bisa mencapai 30-40 orang. Harga sewanya cukup terjangkau. Namun, seiring pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa pekan ini membuat usahanya macet. “Seharusnya, pemadaman listrik yang dilakukan PLN bisa diberitahukan dulu kepada warga, sehingga warga tidak kaget,” saran Robert (37), salah satu pemilik warnet di Monggong, kepada pihak PLN.

Kepada reporter AMC, Rabu (19/1), Kepala PLN Lubuk Basung Agus Setiono, menjelaskan, ada berbagai persoalan yang mengakibatkan listrik mati. Terjadi padam total dari sinag hingga menjelang magrib diakibatkan ada gangguan di salah satu mesin pembangkit di Maninjau. “Karena gangguan tersebut menyebabkan jaringan yang lain rusak,” ujarnya via telepon.wdp
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. Agam Media Center - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center