Sebanyak 60 unit rumah di Simpang Tigo
Sikabau Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mendapatkan penerangan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
Hidro (PLTMH). Pemakaian PLTMH itu diresmikan oleh Bupati Agam Indra Catri, Selasa (11/3).
Camat Palembayan Aryati mengatakan, pembangunan dari PLTMH tersebut sudah lama di dambakan masyarakat Salareh Aia, khususnya masyarakat Sikabau. "Berkat kerja keras bersama, PLTMH ini berdiri sehingga telah dapat dirasakan masyarakat," kata Aryati.
Dilihat dari proses pembangunan, menurut Aryati sering mengalami jatuh bangun selama kurang lebih tiga tahun. Hal itu disebabkan oleh sulitnya akses jalan dan bencana longsor. Dijelaskan Aryati, pembangunan tersebut dilakukan pada awal 2010 dan serah terima 4 Juni 2013.
Camat Palembayan Aryati mengatakan, pembangunan dari PLTMH tersebut sudah lama di dambakan masyarakat Salareh Aia, khususnya masyarakat Sikabau. "Berkat kerja keras bersama, PLTMH ini berdiri sehingga telah dapat dirasakan masyarakat," kata Aryati.
Dilihat dari proses pembangunan, menurut Aryati sering mengalami jatuh bangun selama kurang lebih tiga tahun. Hal itu disebabkan oleh sulitnya akses jalan dan bencana longsor. Dijelaskan Aryati, pembangunan tersebut dilakukan pada awal 2010 dan serah terima 4 Juni 2013.
Sebelum itu, tokoh masyarakat Radinas merasa lebih senang dan bangga
terhadap kedatangan orang nomor satu di Agam tersebut. "Sejak Indonesia
merdeka, ini kali pertama Bupati yang mendatangi kampung kami. Ini
merupakan suatu kebanggaan bagi kami, "terangnya dengan nada suara
lantang. Kendatipun demikian, Ia berharap agar pemerintah setempat memberi membantu terhadap pembangunan infrastruktur jalan serta mengganti tiang-tiang listrik kayu menjadi beton.
Sementara itu, dengan telah masuknya listrik di Sikabau, Bupati Agam Indra Catri meminta masyarakat untuk bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena selama ini masyarakat masih belum diterangi cahaya listrik.
"Tentunya ini juga tidak luput dari kerjakeras dan kesabaran masyarakat untuk mendapatkan cahaya. Maka dari itu, inilah yang dinamakan habis gelap terbitlah terang, "terang Bupati. Disamping penggunaan listrik sebagai kebutuhan hidup rumah tangga dan membantu belajar anak, bupati meminta kepada masyarakat untuk menjadikan mesjid sebagai tempat aktifitas, guna memperkuat rasa syukur.Terkait dengan aspirasi masyarakat terhadap akses jalan, Bupati Agam melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Agam ditahun 2015 akan menganggarkan dana sebesar Rp750 juta untuk rehap jalan.
Menurut Bupati, ada sebanyak tujuh program PLTMH di Kabupaten Agam yang mendapatkan bantuan. Diantaranya, Kecamatan Palembayan sebanyak lima unit dan Malalak dua unit. (IF/AMC)
