Puskemas Pasa Akaik Kecamatan Tj.Raya adakan Rapat Koordinasi (Rakor) kesehatan di wilayah kerjanya bersama Muspika, wali nagari, wali jorong, UPT dan bidan desa, Kamis (20/2).
Hal itu diungkapkan oleh Camat Tj.Raya Syatri, S.Sos, M.Si, Kamis (20/2).
Syatria menambahkan Rakor ini bertajuk evaluasi program 2013 dan sekaligus persiapan program 2014.
Pada kesempatan itu semua pihak baik di tingkat kecamatan maupun nagari diminta untuk meningkatkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, beberapa program telah dapat dijalankan bersama diantaranya persoalan pengadaan air bersih dan lingkungan sehat, sehingga telah mengantarkan Nagari Koto Malintang sebagai juara PHBS tingkat Sumatera Barat tahun lalu, dimana dengan dijaganya hutan sebagai sumber air, menyebabkan air bisa dimanfaatkan ke rumah masyarakat, masyarakat pun telah merealisasikan pembuatan WC di rumah masing-masing.
Berkenaan dengan ditemuinya 35 kasus rabies selama tahun 2013, juga perlu menjadi bahan evaluasi oleh Tenaga Penyuluh kesehatan hewan, dan Wali Jorong Rapat terutama dalam mengeleminasi anjing liar.
Kepala Puskesmas Pasa Akaik Defri melaporkan, kasus tertinggi tahun 2013 yang ditemui adalah ISPA yakni 5.724 kasus. Beberapa persoalan yang berkembang oleh peserta rapat adalah perlunya suporting untuk kegiatan Posyandu Lansia, baik bagi penyelenggara maupun pengunjung, dan sosialisi program jaminan kesehatan yang terbaru, karena masih banyak masyarakat yang belum memahaminya.
Pada kesempatan yang sama juga dijelaskan bahwa sebagaimana tahun sebelumnya, untuk mendukung kegiatan 54 buah Posyandu Balita di 53 Jorong yang ada di Tanjung Raya, melalui dana APBD 2014 diberikan bantuan operasional bagi kader dan kegiatan setiap posyandu tiap bulan selama satu tahun.(andrew/amc)
