Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB) di wilayah 16 kecamatan setempat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito mengatakan, di 16 kecamatan se-Kabupaten Agam akan dibentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB). Saat ini baru terbentuk sebanyak 10 KSB.
"Kita mengusahakan untuk tahun ini semua kecamatan telah dibentuk KSB tersebut," katanya.
Tambah dia, KSB itu merupakan garda terdepan untuk penanggulangan bencana di nagari secara cepat.
Pembentukan dan pembekalan KSB yang dilaksanakan selama ini, merupakan program Pemerintah Propinsi Sumatera Barat.
"Kita juga membentuk Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS) di wilayah Agam," kata Bambang Warsito.
Menurutnya, kegiatan KSB ini juga bertujuan untuk mengurangi resiko bencana di Kabupaten Agam, karena daerah ini merupakan salah satu rawan bencana alam
Selain pembentukan KSB diseluruh kecamatan, BPBD Agam juga terus melakukan berbagai pelatihan, sosialisasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana.
Dengan adanya simulasi dan pelatihan, menurut Bambang, masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.
Di samping itu, bagi kelompok siaga bencana yang menjadi corong dari BPBD di tingkat nagari, agar mengetahui langkah-langkah yang akan diambil ketika menghadapi bencana alam untuk mengevakuasi warga.
"Ini terkait dengan kondisi wilayah Kabupaten Agam, berisiko terhadap banjir, longsor, abrasi pantai dan tsunami dan lainya," imbuhnya. (jon/AMC)