Tuo
silek Kabupaten Agam Bujang Sutan Sari Alam pasangkan deta tradisi pada Bupati
Agam Indra Catri sebagai pembina pencak silat
di Kabupaten Agam. Selama ini bupati memiliki dedikasi dan komitmen, serta
mendukung perkembangan pencak silat, sehingga baru-baru ini Agam keluar
sebagai juara umum Galanggang Siliah Baganti (GSB).
Dalam
pembukaan kejuaraan tersebut, Bujang Sutan Sari Alam mengatakan, kegiatan ini
untuk mendidik semangat anak, melanjutkan untuk mengembangkan silek di minangkabau.
Sebab,
satu keahlihan dalam kehidupan harus dipegang. Dengan di bekali silat mereka
akan pede, dan bisa memproteksi diri mereka, jika ada dua atau empat perguruan semangat berkelahi anak-anak berkurang,
ungkapnya.
Sementara
Kepala Sekolah SMAN 1 Lubuk Basung Taslim mengatakan bahwa hampir tiap tahun
mengadakan kegiatan yang bersifat pembinaan, kompetensi mental spiritual, baru
ini yang pertama kali mengadakan ivent
sebesar ini.
Pemasangan
deta tersebut di lakukan saat pembukaan kejuaran terbuka pencak silat se
Sumatera Barat tingkat pelajar yang di laksankan OSIS SMAN 1 Lubuk Basung,
Jum’at (21/2) di lapangan SMA setempat.
"Tolong
kegiatan ini di pertahankan, tidak hanya sekedar bersilat, tapi anak-anak juga perlu di berikan kompetensi lebih,
sehingga mereka bisa berinteraksi lebih, di samping kurikulum wajib kalau anak-anak
tidak di beri kompetensi lebih mereka akan canggung," kata Bupati Agam Indra
Catri.
Dia
mengharapkan, perguruan silat bisa maju lebih pesat lagi, dan bagi atlet
bertandinglah dengan sempurna dengan sikap kasatria, penuh kasih sayang, bukan
juara yang terpenting, tapi silaturahim lah di utamakan.
Dia
menjelaskan, peserta yang mengikuti event ini lebih kurang sebanyak 250 orang
atlet, dari 12 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang di laksanakan selama tiga
hari mulai Jum’at (21/2) sampai Minggu (23/2). (Tam/AMC)