Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam, menggelar sosialisasi Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) tahun 2014, di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam , Lubuk Basung, Selasa (18/2).
PMT-AS ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, TP-PKK. Peserta sosialisasi terdiri dari camat, TP-PKK kecamatan, kepala sekolah, kepala UPT, Puskesmas terkait.
Kepala BPNPM Kabupaten Agam, Welfizar mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengelola pelaksana PMT-AS, agar dapat menghasilkan kudapan yang aman, sehat dan bergizi sehingga terwujudnya anak didik yang sehat dan cerdas.
Menurutnya, ada dua sekolah yang mendapatkan bantuan PMT-AS pada tahun 2013-2014 ini yakni, SDN FW Kajai Pisik Kecamatan Lubuk Basung, SDN 33 Koto Gadang Kecamatan Tanjung Raya. Sementara kriteria sekolah yang diberikan PMT-AS, sekolah yang berada dipedalaman dengan total anggaran sekitar Rp105 juta per tahunnya.
"Sekolah yang dipilih setelah dilakukan survey kelapangan bersama tim, sehingga memutuskan dua sekolah selama dua tahun berturut-turut mendapatkan bantuan tersebut, "katanya.
Terkait dengan pengelolaan makanan, Ketua TP-PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada kader-kader PKK yang ada di kecamatan, khususnya pokja III yang berkaitan secara langsung.
PMT-AS ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, TP-PKK. Peserta sosialisasi terdiri dari camat, TP-PKK kecamatan, kepala sekolah, kepala UPT, Puskesmas terkait.
Kepala BPNPM Kabupaten Agam, Welfizar mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengelola pelaksana PMT-AS, agar dapat menghasilkan kudapan yang aman, sehat dan bergizi sehingga terwujudnya anak didik yang sehat dan cerdas.
Menurutnya, ada dua sekolah yang mendapatkan bantuan PMT-AS pada tahun 2013-2014 ini yakni, SDN FW Kajai Pisik Kecamatan Lubuk Basung, SDN 33 Koto Gadang Kecamatan Tanjung Raya. Sementara kriteria sekolah yang diberikan PMT-AS, sekolah yang berada dipedalaman dengan total anggaran sekitar Rp105 juta per tahunnya.
"Sekolah yang dipilih setelah dilakukan survey kelapangan bersama tim, sehingga memutuskan dua sekolah selama dua tahun berturut-turut mendapatkan bantuan tersebut, "katanya.
Terkait dengan pengelolaan makanan, Ketua TP-PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada kader-kader PKK yang ada di kecamatan, khususnya pokja III yang berkaitan secara langsung.
Terkait dengan pengelolaan bahan makanan, menurutnya bahwa resep makanan yang akan diberikan kepada anak didik berasal dari bahan makanan yang bersumber di lingkungan tempat tinggal yang tentunya memiliki kadar gizi yang tinggi.
"Jenis makanannya seperti, ubi-ubian yang sudah diolah dan jenis makanan lainnya," katanya. Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui program PMT-AS ini kedepan diharapkan mampu meningkatkan status gizi dan kesehatan anak didik, serta dapat meningkatkan kemampuan belajar. Disamping itu dapat pula menambahkan minat anak untuk menabung. (IF/AMC)
"Jenis makanannya seperti, ubi-ubian yang sudah diolah dan jenis makanan lainnya," katanya. Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui program PMT-AS ini kedepan diharapkan mampu meningkatkan status gizi dan kesehatan anak didik, serta dapat meningkatkan kemampuan belajar. Disamping itu dapat pula menambahkan minat anak untuk menabung. (IF/AMC)