Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai melakukan pemantauan terhadap sejumlah hewan kurban.
Kepala Dispertahornak Agam Afdal mengatakan, pihaknya mulai turun petugas ke lapangan sejak beberapa hari terakhir yang berada dibawah binaan delapan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskeswan dengan jumlah petugas 23 orang yang dilengkapi dengan surat tugas.
“Sejak pertama kali kedatangan hewan kurban dari luar daerah beberapa hari yang lalu, kami sudah mulai memantau, termasuk pemeriksaan kesehatan hewan tersebut,” ungkapnya.
Tambah dia, sampai saat ini belum ditemukan adanya tanda-tanda penyakit pada sapi dan kambing yang datang dari dalam maupun luar kota.
Pengawasan yang dilakukan merupakan kewajiban dimana dapat mengetahui kesehatan dan juga memiliki umur cukup untuk dipotong jelang Hari Raya Idul Adha.
Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Farid Muslim menambahkan, permintaan hewan kurban diperkirakan sama dengan tahun 2012 sebanyak 4.904 ekor yang terdiri dari jenis ternak sapi sebanyak 4.819 ekor dan kambing sebanyak 85 ekor.
Akan tetapi, angka tersebut masih bisa berubah tergantung tinggi rendahnya permintaan pasar karna yang dipotong saat hari raya nanti berjenis ternak sapi jantan. (jon/AMC)
