Wakil Bupati Agam Irwan Fikri membuka secara resmi rapat Kerja Daerah Evaluasi Tengah Periode Pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten itu tahun 2010-2015, bertempat di Hortel Parai Gadut Tilatang Kamang, Rabu (11/9).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengatakan kegiatan ini bermanfaat bagi daerah guna mengetahui hasil dan capaian pelaksaan pembangunan, serta melihat apakah capaian tersebut mampu dan efektif mengatasi masalah pembangunan yang ada.
"Hal ini penting untuk memastikan dan menjamin
bahwa pembangunan yang kita lakukan berada pada jalur yang benar dan
tepat sesuai sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2010-2015," kata Irwan Fikri.
Dijelaskannya, Pemkab Agam sudah mengupayakan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan RPJMD ditiap tahun melalui penyusunan statistik daerah dan penyusunan PDRB.
Irwan Fikri menambahkan, data statistik dari BPS menunjukkan indikator makro ekonomi masyarakat memperlihatkan perkembangan yang sangat baik, yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan.
Lebih
jauh, dikatakannya tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi masyarakat
menunjukkan tren yang baik dimana pada tahun 2012 pertumbuhan ekonomi
mampu mencapai 6,82% naik sebesar 1,16% dari tahun 2010 yang hanya
mencapai 5,66%. Sementara untuk provinsi pertumbuhan ekonomi ini hanya
mencapai 6,35%.
Ia meminta agar SKPD untuk mengikuti rapat kerja tersebut dengan baik dan sungguh-sungguh hingga selesai.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengatakan kegiatan ini bermanfaat bagi daerah guna mengetahui hasil dan capaian pelaksaan pembangunan, serta melihat apakah capaian tersebut mampu dan efektif mengatasi masalah pembangunan yang ada.
"Hal ini penting untuk memastikan dan menjamin
bahwa pembangunan yang kita lakukan berada pada jalur yang benar dan
tepat sesuai sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2010-2015," kata Irwan Fikri.Dijelaskannya, Pemkab Agam sudah mengupayakan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan RPJMD ditiap tahun melalui penyusunan statistik daerah dan penyusunan PDRB.
Irwan Fikri menambahkan, data statistik dari BPS menunjukkan indikator makro ekonomi masyarakat memperlihatkan perkembangan yang sangat baik, yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan.
Lebih
jauh, dikatakannya tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi masyarakat
menunjukkan tren yang baik dimana pada tahun 2012 pertumbuhan ekonomi
mampu mencapai 6,82% naik sebesar 1,16% dari tahun 2010 yang hanya
mencapai 5,66%. Sementara untuk provinsi pertumbuhan ekonomi ini hanya
mencapai 6,35%.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam Ir. Erniwati dalam laporannya mengatakan, RPJMD yang dibuat berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang rencana RPJMD tahun 2010-2015.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara, penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan," ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan evaluasi tengah periode ini dikemas dalam dua tahapan yakni, kegiatan pra rapat kerja daerah pada 3-4 Juli 2013 dan dilaksanakan mulai hari ini sampai besok 12 September.
Berkenaan dengan hal tersebut, kegiatan ini menjadi momen yang strategis untuk mensinergikan pelaksanaan pemerintah guna menjamin dan memastikan bahwa telah berada pada jalur yang ditetapkan.
Adapun tujuannya, sebagai forum untuk mendiskusikan dan membahas capaian-capaian sasaran RPJMD oleh masing-masing SKPD, dalam merumuskan langkah-langkah yang dihadapi untuk pencapaian sasaran RPJMD. (IF/AMC)

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara, penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan," ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan evaluasi tengah periode ini dikemas dalam dua tahapan yakni, kegiatan pra rapat kerja daerah pada 3-4 Juli 2013 dan dilaksanakan mulai hari ini sampai besok 12 September.
Berkenaan dengan hal tersebut, kegiatan ini menjadi momen yang strategis untuk mensinergikan pelaksanaan pemerintah guna menjamin dan memastikan bahwa telah berada pada jalur yang ditetapkan.
Adapun tujuannya, sebagai forum untuk mendiskusikan dan membahas capaian-capaian sasaran RPJMD oleh masing-masing SKPD, dalam merumuskan langkah-langkah yang dihadapi untuk pencapaian sasaran RPJMD. (IF/AMC)
