Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Agam menjadwalkan menggelar Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis pada November 2013 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Agam Dr. Indra kepada AMC, Senin (30/9) mengatakan, untuk mencegah terjangkitnya penyakit filariasis atau yang dikenal dengan penyakit kaki gajah, pada November 2013 nanti akan mengelar memberian obat filiariasis pada masyarakat di 16 kecamatan.
Kabid Pemkes pada Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Yulhendri menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan filariasis (kaki gajah) sehingga tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat Kabupaten Agam,
Selain itu, sebelum pemberian obat nanti, pihaknya akan mengadakan sosialisasi filiariasis terlebih dahulu bagi masyarakat yang dilaksanakan di 22 Puskesmas di Agam,
"Sosialisasi ini agar pemberian obat ini benar benar tepat sasaran dimana masyarakat dapat meminum obat yang akan kita distribusikan di posyandu atau kader kesehatan setempat," imbuhnya
Agar kegiatan ini berjalan sukses serangkaian persiapan tersebut telah dilakukan yaitu melalui sosialisasi dan himbauan di puskesmas 16 kecamatan setempat.
"Apalagi filariasis adalah penyakit infeksi yang bersifat menahun yang disebabkan cacing filarial dan ditularkan oleh nyamuk," imbuhnya.
Penyakit ini dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan lainya. Semua orang baik laki-laki, perempuan, anak-anak dan orang tua dapat terserang penyakit filariasis
"Kita harapkan masyarakat dapat meminum obat tersebut guna mencegah penyakit ini berkembang biak karna masa ingkubasi penyakit ini berkembang mulai dari 2 tahun sampai 15 tahun kedepan," tutupnya. (jon/AMC)
