
AMC / Selasa 21 Juni 2011 -Untuk mendapatkan hasil yang bagus untuk pembudidayaan atau pengembangan ikan nila induk harus melalui proses genetika yang murni jangan sampai benih tercampur dengan sesama jenis nila.
Hal itu diungkapkan oleh Encun Suryana Staf Teknis Lapangan UPTD Balai Budidaya Ikan (BBI) di Kiambang Sicincin saat mendampinggi rombongan Peserta Safari Pelatihan Teknis Ikan Nila bagi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Agam Study Banding berkeliling di lokasi BBI Kiambang, Selasa (21/06).
Encun menambahkan Jenis nila yang kami kembangkan disini ada 4 yaitu Nila Nirwana, nila gesit, Bila Best dan Nila merah atau Larashati, Induk yang kami pakai untuk pembudiyaan atau pengembangan adalah Induk yang Parent Stock (PS) .
Disini kami dalam melakukan pengembangan melalui pemijahan dengan alami perbandingan 1 induk penjantan : 3 Induk Betina, kami melakukan 4 macam mode pemijahan induk yaitu Nila Best dengan Nila Best, Nila Nirwana dengan Nila Gesit, Nila Nirwana dengan Nila Nirwana dan Nila Nirwana dengan Nila Best, ungkap Encun.
Disini yang mendapatkan hasil yang bagus untuk dibudidayakan adalah pemijahan induk Nila Nirwana dengan Nila Gesit, pemijahan biasanya kami lakukan pada sore hari dan dalam 1 induk menghasilkan 400 ekor, diharapkan apa yang dilihat dan diamati di lokasi BBI Sicincin ini bisa mengembangkannya pada kolam ikan masing-masing peserta pelatihan di Lubuk Basung, kata Encun mengakhiri.(Andrew/Hen/Tim AMC)